Selasa, 12 Juni 2018

Perkembangan Kesehatan Mental Di Lingkungan Kerja


Lingkungan Kerja → mencegah terjadinya masalah gangguan emosional & memperkecil sumber-sumber yang menyebabkan terjadinya stress.
Sumber yang mengakibatkan gangguan mental / emosional atau terjadinya  stress  di lingkungan kerja antara lain :
1) Frustrasi
2) Konflik
3) Mismet profesi kerja
4) Kompetisi
5) Beban kerja
6) Lingkungan fisik tempat kerja
7) Tidak adanya komunikasi terbuka dan lain-lain.
Kepuasan kerja adalah cara seorang pekerja merasakan pekerjaannya. Teori yang menjelaskan kepuasan kerja antara lain :
A. Teori Ketidak Sesuaian (Discrepancy Theory)
Kepuasan atau ketidakpuasan dengan aspek pekerjaan itu tergantung pada selisih antara apa yang sudah didapatkan dengan apa yang diinginkan. Jumlah yg diinginkan adalah jumlah minimum yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan.
B. Teori Keadilan (Equity Theory)
Teori keadilan merupakan variasi dari teori proses perbandingan sosial. Komponen utamanya adalah :
1. Input, sesuatu yang bernilai bagi seseorang yang dianggap mendukung pekerjaannya  seperti pendidikan, pengalaman, kecakapan, jumlah jam kerja dan lain-lain.
2. Hasil,sesuatu yang dianggap bernilai dari pekerjaannya seperti  upah/gaji, penghargaan, status dan lain-lain.
3. Orang Bandingan, orang dalam organisasi dengan pekerjaan terdahulunya.
4. Keadilan-Ketidakadilan, jika ratio hasil berbanding input seorang pekerja adalah sama atau sebanding dengan ratio orang bandingannya, maka terdapat keadilan dan pekerja mempereoleh kepuasan. Pendidikan : Upah
5. Hubungan sebab-akibat antara kepuasan dan pelaksanaan kerja itu adalah sebagai berikut. :
Hasil yang dihadiahkan → Kepuasan pekerja → Motivasi bagi para pekerja → Pelaksanaan kerja para pekerja.  
Ketidakpuasan dan Penarikan Diri.
Ada hubungan yang konsisten antara ketidak-puasan dengan penarikan diri dalam bentuk pindah kerja dan absensi. Perilaku penarikan diri ini mempunyai akibat-akibat yang tidak diinginkan bagi organisasi (kelancaran kerja, penundaan produk, peningkatan beaya “gaji sakit” dan lain-lain.)
Ketidakpuasan dan Agresi.
Frustrasi yang menyertai ketidakpuasan kerja dapat mengakibatkan perilaku agresif. Bentuknya bisa sabotase, sengaja melakukan kesalahan, pemogokan kerja, pelambatan kerja, protes yang berlebihan dan tindakan agresi lain.
Mengapa timbul ketidakpuasan kerja ?
Pengawasan yang lemah
Kondisi kerja yang lemah
Kurangnya keamanan kerja
Kompensasi yang tidak adil
Kurangnya kesempatan untuk maju
Konflik pribadi diantara pekerja
Bagaimana menyembuhkan ketidakpuasan ?
Merubah kondisi kerja, pengawasan, kompensasi atau rancangan pekerjaan.
Memindahkan pekerja ke pekerjaan yang lain guna mendapatkan pasangan yang lebih baik.
Mengubah persepsi atau harapan para pekerja yang tidak puas.
Prefensi terhadap ketidakpuasan kerja.
Pengelolaan upah yang baik → menghindari rasa ketidakadilan pekerja.
Sistem seleksi dan diklat → menciptakan pasangan yang tepat antara tuntutan pekerjaan dengan karekteristik pekerja.


**materi ini disampaikan oleh dosen mata kuliah kesehatan mental (bu Dewi Khurun Aini) pada kelas psikologi UIN Walisongo Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar