Awalnya aku suka
Lalu aku bosan
Awalnya aku tidak suka
Lalu aku terbiasa
Awalnya aku buka
Lalu aku jelajah
Awalnya aku tutup
Lalu aku maklum
Awalnya aku.
Semua
Taksa
Rasa
Jiwa
Kembali bermuara
Awalnya
Aku
Minggu, 22 Juli 2018
Seorang Anak Pergi Terus
Oleh: Whitman
Ada seorang anak pergi terus setiap hari,
Dan ketika dipandangnya benda pertama, maka ia menjadi benda itu,
Dan benda itu menjadi bagian dari dirinya untuk hari itu ...
Atau selama bertahun-tahun atau berlangsung terus tahun berganti tahun.
Bunga lilak yang muncul lebih awal menjadi bagian dari anak ini ...
Dan pemabuk tua yang terhuyung-huyung pulang dari kedai ...
Dan semua perubahan kota
Dan anak laki-laki ramah yang lewat, dan anak laki-laki yang suka bertengkar ...
Ibu di rumah yang dengan tenang menempatkan piring-piring di atas meja makan,
Ayah yang kuat, dapat berdiri sendiri, jantan, jahat, marah-marah, tidak adil,
Pukulan, kata yang cepat dan keras, tawar-menawar yang ketat, bujukan yang licik,
Kebiasaan-kebiasaan keluarga, bahasa, tamu-tamu, perabot rumah tangga, hati yang rindu dan bangga ....
Keraguan siang hari dan keraguan malam hari ...
Para pria dan wanita yang berjejal-jejal di jalan ...
Jalan-jalan itu sendiri dan muka-muka rumah, dan barang-barang di jendela-jendela ...
Terang yang menyinari atap-atap dan ujung atap rumah yang putih atau coklat ...
Ini semua menjadi bagian dari anak itu yang pergi terus setiap hari, dan sekarang pergi, dan akan selalu pergi terus setiap hari.
Ada seorang anak pergi terus setiap hari,
Dan ketika dipandangnya benda pertama, maka ia menjadi benda itu,
Dan benda itu menjadi bagian dari dirinya untuk hari itu ...
Atau selama bertahun-tahun atau berlangsung terus tahun berganti tahun.
Bunga lilak yang muncul lebih awal menjadi bagian dari anak ini ...
Dan pemabuk tua yang terhuyung-huyung pulang dari kedai ...
Dan semua perubahan kota
Dan anak laki-laki ramah yang lewat, dan anak laki-laki yang suka bertengkar ...
Ibu di rumah yang dengan tenang menempatkan piring-piring di atas meja makan,
Ayah yang kuat, dapat berdiri sendiri, jantan, jahat, marah-marah, tidak adil,
Pukulan, kata yang cepat dan keras, tawar-menawar yang ketat, bujukan yang licik,
Kebiasaan-kebiasaan keluarga, bahasa, tamu-tamu, perabot rumah tangga, hati yang rindu dan bangga ....
Keraguan siang hari dan keraguan malam hari ...
Para pria dan wanita yang berjejal-jejal di jalan ...
Jalan-jalan itu sendiri dan muka-muka rumah, dan barang-barang di jendela-jendela ...
Terang yang menyinari atap-atap dan ujung atap rumah yang putih atau coklat ...
Ini semua menjadi bagian dari anak itu yang pergi terus setiap hari, dan sekarang pergi, dan akan selalu pergi terus setiap hari.
Langganan:
Postingan (Atom)