Diksi
Kecilku
Aku
bicara cinta atas nama-Mu, Yang Maha Kasih
Terhadap
cinta yang Kau tanam, lalu kudekap erat
Menggema
di ruang waktu, bertahan dalam keheningan
Aku tak
punya dunia, selain disini. Bermain. Bayang.
Kukira
aku puisi dalam lemari. Terkunci. Gelap. Sesak
Sudah
hampir bulan kedua belas
Tidakkah
Kau kunjung izinkan aku lagi?
Diksiku
disana, aku disini. Ingin.
Keluar,
pergi. Mencari diksi kecilku. Sungaiku
Arungi
waktu. Angin sepi
Tanpanya
aku bisu, aku tidak utuh. Jatuh
Luka.
Menanti. Pagi tiba, tapi tanah tetap setia menengadah
Air mata
tumpah. Basah.
Bahagia,
masih. Dapat ingat
Puing
kenangan. Tersusun. Isak haru
Diksi
kecil, tunggu aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar