akhir-akhir ini angin berderu kencang
laiknya aku yang menyebut namamu lancang
mungkin anomali cuaca terjadi karena sudah begitu rusaknya alam ini
laiknya jeritanku yang muncul karena sudah tak tertahankan lagi
alam berkata, "kenapa aku menjadi seperti ini?"
batinku pun bertanya, "kenapa kau tak pernah memahami?"
alam berisyarat, lihatlah aku
aku mengingat, ceritalah padaku
tapi hanya angin yang terus mondar-mandir
anak kecil ia, terus berbicara berulang-ulang dengan perkataan yang sama, meminta sesuatu
orang gila ia, terus bercerita berulang-ulang dengan kisah yang sama, ingin sesuatu
ada yang mengerti pada anak kecil
banyak yang tidak pada orang gila
dasar, sebenarnya kenapa angin ini?
tak hentinya ia terus berhembus di bulan ini
dasar, sebenarnya kenapa manusia ini?
tak hentinya ia terus berpura-pura di balik sajaknya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar